gototopgototop
  1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>

Pdt. Andreas Gunawan

khotbah_icon


Pertarungan Dua Kuasa | Markus 1:21-28

Pdt. (Em) Andreas Gunawan
5 Februari 2012 - Ibadah 2 Pk. 09.00 WIB

Ada dua bentuk kuasa: kuasa Tuhan Yesus Kristus dan kuasa Iblis. Kuasa Iblis selalu menggoda, baik saat kita diberkati, atau di saat kita susah dan menderita. Bahkan dalam ibadah juga ada roh jahat, yang sering membuat jemaat mengantuk, apriori terhadap firman dan pemberita firman, dan membelokkan manfaat firman Tuhan dan menganggap bahwa teguran firman Tuhan untuk orang lain. Ada beberapa rahasia penting beribadah di Rumah Tuhan.

  1. Jadikan ibadah di rumah Tuhan sebagai keharusan– Sebagai orang Yahudi, Tuhan Yesus menaati Hukum Taurat: "Ingat dan kuduskan hari Sabat". Tuhan Yesus segera masuk ke rumah ibadat (ayat 21). Selagi sehat, mari kita datang secara antusias untuk beribadah. Beribadah di rumah Tuhan itu penting (Ibr. 10:25), sebab: (a) menikmati kehadiran Tuhan dalam ibadah; (b) semua yang hadir digembleng dan dimotivasi untuk sebagai prajurit Kristus untuk menang dalam peperangan rohani; (c) dapat nasihat firman Tuhan; (d) siap menyongsong kedatangan Yesus Kristus yang keduakalinya.
  2. Dalam rumah Tuhan harus ada pengajaran dengan kuasa Allah – Pengajaran tanpa kuasa Allah hanya menambah pengetahuan saja, sedangkan pengajaran dengan kuasa Allah adalah tentang kebenaran dan mengubah hidup. Iblis menantang Tuhan Yesus yang memiliki kuasa Allah, tidak menantang para ahli Taurat yang tidak memiliki kuasa Allah. Jangan hanya senang dengan pengajaran yang meninabobokkan orang atau memilih-milih pengajaran sesuai selera. Dalam rumah ibadat ada orang yang kerasukan setan.
  3. Kuasa Allah memberi keberanian pada kita untuk melawan kuasa Iblis – Kita harus berani melawan Iblis dengan kuasa Roh Kudus. Senjata kita adalah “pedang roh”, yaitu firman Allah. Inilah senjata yang Tuhan Yesus gunakan sehingga Iblis pun mundur. Dalam firman Tuhan ada kuasa Allah.
  4. Kuasa TYK ditandai dengan hal-hak yang selalu baru – Ada tiga jenis gereja: (a) Gereja yang statis, tak ada peningkatan, jemaat tidak antusias, khotbah tidak menyentuh hati; (b) Gereja yang bertumbuh tidak wajar, karena ada pengajaran yang disampaikan bukan firman tetapi pengajaran manusia; (c) Gereja yang bertumbuh dengan sehat, mendatangkan poembaharuan bagi jemaat dan sekitarnya.Tuhan Yesus mengusir Iblis yang mengganggu. Hanya ada dua pilihan: dengan pengajaran yang benar dan kebenaran rohani, atau dikuasai roh jahat yang menghambat pertumbuhan rohani.

Khotbah Akhir Jaman


Patung Nebukadnezar
Pdt. Dr. Indrawan Eleeas

Kitab Wahyu
Pdt. Dr. Indrawan Eleeas

Binatang Berkepala 7
Pdt. Dr. Indrawan Eleeas

Siapakah Anti Kristus?
Pdt. Dr. Indrawan Eleeas
Hukuman dan Murka Tuhan?
Pdt. Dr. Indrawan Eleeas
Kapan Antikris Muncul?
Pdt. Dr. Indrawan Eleeas
Akhir dari Gereja Tuhan
Pdt. Dr. Indrawan Eleeas
Masa Antikris
Pdt. Dr. Indrawan Eleeas